"Kreativitas itu Jalan-Jalan"



Instagram Live with @kawanrama & @anggiehutagalung

Pengisi : Dr. Rama Kertamukti, M. Sn (Dosen UIN Sunan Kalijaga)
Anggiat Hutagalung (Ex-Brand & Creative manager AirAsia, Ex-Sr Brand Manager Citilink, dll)

Memiliki segudang pengalaaman dalam dunia kreatif apa sih sebenarnya Art itu? Komersil tapi masih include dan approach emotionally. Jadi meskipun bertujuan mencari keuntungan dan interest konsumen, tapi juga harus menyentuh emosionalnya agar tidak hanya dipikiran tapi juga di hati. untuk menggali kreativitas sendiri dibutuhkan refrensi, jangan bosan mencari tahu hal baru, learn something new, meskipun hanya sekedar “tahu” dan gak mendalami pun gak apa-apa, “at least you know it”.
Sering berkutat dengan konsumen, customer, klien maka tips yang paling penting adalah “Data”. Cari tahu sedalam-dalamnya siapa yang kamu hadapi, kamu berhadapan dengan siapa, bagaimana latar belakangnya, apa kesukaanya, agar tahu brand message yang disampaikan itu sesuai, sampai atau “klik”. Kutipan dari mas Anggie sendiri adalah “ Know who is your cliet and know how to put yourself in”.
Selain mengetahui siapa yang kita hadapi, kita juga tahu cara menempatkan diri kita, disinilah attitude bermain dan selalu berusaha untuk melebur kedalamnya, mas Anggi juga menyampaikan “ Don’t be A Strangers among the Crowd” jangan jadi orang asing diantara kerumunan, beranikan diri untuk berbaur dan cara kita berkomunikasi juga harus melihat siapa lawan bicara kita. Mas Anggie yang pernah menangani brand local dan internasional pun memberitahu bahwa ada perbedaan besar antara keduanya yaitu skalanya berbeda. Brand local dianggap lebih efetif karena seperti main di kendang sendiri, dan brand internasional sendiri pun menjadi tantangan untuk mas Anggi yang mana lebih universal. Sempat tersandung masalah, tapi AirAsia tetap dipercaya dan sudah membereskan masalahnya. Menurut mas Anggi, kenapa konsumen tetap menggunakan AirAsia yaitu dikarenakan AirAsia build upnya tidak main-main, benar-benar dari bawah untuk menggaet kepercayaan dan loyalitas penggunanya sehingga saat ada masalah pun dan sudah clear, konsumen tetap memaafkan dan tidak pindah ke lain hati. itulah mengapa membentuk pijakan awal merupakan critical movement, harus hati-hati.
Ditutup dengan beberapa tips untuk menghadapi dunia professional nantinya dari mas Anggie adalah selalu melihat dan belajar dari competitor, “among be there” kita harus turut serta didalamnya, “Don’t be a Brand, Be a Friends” mencari loyalitas dan emosional feeling dengan seakan-akan berteman dengan para konsumen sangatlah penting untuk membangun long-term relationship.



Komentar

Postingan Populer